SELAMAT DATANG DI BLOGKU, MAAF BLOG INI BUATNYA ASAL-ASALAN YANG PENTING KITA BISA BAGI ILMU KITA
  • Web
  • versi echo
  • Minggu, 21 Agustus 2011

    Belajar Ikhlas Sebagai Inti Dari Semua Tindakan




    Allah ta’ala berfirman :

    ” Barang siapa yangmenghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Mereka itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat kecuali neraka dan lenyaplah diakhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan” Huud : 15-16

    Dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya segala pekerjaan itu [ diterima atau tidaknya di sisi Allah ]hanyalah tergantung niatnya, dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang diniatkannya, maka barang siapa hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya,maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrahnya untuk mendapatkan dunia atau seorang wanita yang akan dia menikah dengannya, maka hijrahnya kepada apa yang dia niatkan. HR. Muttafaq ‘alaih.

    Niat adalah dasar segala perbuatan, oleh karena itu setiap perbuatan manusia diterima tidaknya disisi Allah sebatas niatnya, maka barang siapa mengerjakan suatu pekerjaan niatnya murni karena Allah dan mengharapkan ganjaran akhirat, sedang perbuatannya itu sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka amalnya akan diterima oleh Allah, dan barangsiapa niatnya untuk selain Allah atau tidak ikhlas karena Allah seperti dia menyekutukan-Nya dengan makhluk,maka pekerjaannya itu akan ditolak dan akan menjadi bencana baginya.

    Seorang ulama yang bernama Sufyan Ats Tsauri pernah berkata, “Sesuatu yang paling sulit bagiku untuk aku luruskan adalah niatku, karena begitu seringnya ia berubah-ubah.” Niat yang baik atau keikhlasan merupakan sebuah perkara yang sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan sering berbolak-baliknya hati kita. Terkadang ia ikhlas, di lain waktu tidak. Padahal, sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, ikhlas merupakan suatu hal yang harus ada dalam setiap amal kebaikan kita.

    Amal kebaikan yang tidak terdapat keikhlasan di dalamnya hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka. Bahkan bukan hanya itu, ingatkah kita akan sebuah hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa tiga orang yang akan masuk neraka terlebih dahulu adalah orang-orang yang beramal kebaikan namun bukan karena Allah?.

    Ya, sebuah amal yang tidak dilakukan ikhlas karena Allah bukan hanya tidak dibalas apa-apa, bahkan Allah akan mengazab orang tersebut, karena sesungguhnya amalan yang dilakukan bukan karena Allah termasuk perbuatan kesyirikan yang tak terampuni dosanya kecuali jika ia bertaubat darinya, Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisa : 48)

    Bagaimana Agar Aku Ikhlas ?
    Setan akan senantiasa menggoda dan merusak amal-amal kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba. Seorang hamba akan terus berusaha untuk melawan iblis dan bala tentaranya hingga ia bertemu dengan Tuhannya kelak dalam keadaan iman dan mengikhlaskan seluruh amal perbuatannya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui hal-hal apa sajakah yang dapat membantu kita agar dapat mengikhlaskan seluruh amal perbuatan kita kepada Allah semata, dan di antara hal-hal tersebut adalah

    1. Banyak Berdoa
    Di antara yang dapat menolong seorang hamba untuk ikhlas adalah dengan banyak berdoa kepada Allah. Lihatlah Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, di antara doa yang sering beliau panjatkan adalah doa:
    « اَللّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ »
    “Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari perbuatan menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya, dan akupun memohon ampun terhadap perbuatan syirik yang tidak aku ketahui.” (Hadits Shahih riwayat Ahmad)

    2. Menyembunyikan Amal Kebaikan
    Hal lain yang dapat mendorong seseorang agar lebih ikhlas adalah dengan menyembunyikan amal kebaikannya. Yakni dia menyembunyikan amal-amal kebaikan yang disyariatkan dan lebih utama untuk disembunyikan (seperti shalat sunnah, puasa sunnah, dan lain-lain). Amal kebaikan yang dilakukan tanpa diketahui orang lain lebih diharapkan amal tersebut ikhlas, karena tidak ada yang mendorongnya untuk melakukan hal tersebut kecuali hanya karena Allah semata. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits, “Tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari di mana tidak ada naungan selain dari naungan-Nya yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh di atas ketaatan kepada Allah, laki-laki yang hatinya senantiasa terikat dengan mesjid, dua orang yang mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya, seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang cantik dan memiliki kedudukan, namun ia berkata: sesungguhnya aku takut kepada Allah, seseorang yang bersedekah dan menyembunyikan sedekahnya tersebut hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya dan seseorang yang mengingat Allah di waktu sendiri hingga meneteslah air matanya.” (HR Bukhari Muslim).

    3. Memandang Rendah Amal Kebaikan
    Memandang rendah amal kebaikan yang kita lakukan dapat mendorong kita agar amal perbuatan kita tersebut lebih ikhlas. Di antara bencana yang dialami seorang hamba adalah ketika ia merasa ridha dengan amal kebaikan yang dilakukan, di mana hal ini dapat menyeretnya ke dalam perbuatan ujub (berbangga diri) yang menyebabkan rusaknya keikhlasan. Semakin ujub seseorang terhadap amal kebaikan yang ia lakukan, maka akan semakin kecil dan rusak keikhlasan dari amal tersebut,

    4. Takut Akan Tidak Diterimanya Amal
    Allah berfirman:
    وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ
    “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka.” (QS. Al Mu’minun: 60). Pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa di antara sifat-sifat orang mukmin adalah mereka yang memberikan suatu pemberian, namun mereka takut akan tidak diterimanya amal perbuatan mereka tersebut ( Tafsir Ibnu Katsir ).

    Hal semakna juga telah dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan dari Aisyah ketika beliau bertanya kepada Rasulullah tentang makna ayat di atas. Ummul Mukminin Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah apakah yang dimaksud dengan ayat, “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka” adalah orang yang mencuri, berzina dan meminum khamr kemudian ia takut terhadap Allah?.

    Maka Rasulullah pun menjawab: Tidak wahai putri Abu Bakar Ash Shiddiq, yang dimaksud dengan ayat itu adalah mereka yang shalat, puasa, bersedekah namun mereka takut tidak diterima oleh Allah.” (HR. Tirmidzi dengan sanad shahih ) Seorang ulama yang bernama Sufyan Ats Tsauri pernah berkata, “Sesuatu yang paling sulit bagiku untuk aku luruskan adalah niatku, karena begitu seringnya ia berubah-ubah.”

    Niat adalah pengikat amal. Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi teramat sangat penting dan akan membuat hidup ini menjadi lebih mudah, indah dan jauh lebih bermakna. Amal kebaikan yang tidak terdapat keikhlasan di dalamnya hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka. Bahkan bukan hanya itu, ingatkah kita akan sebuah hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa tiga orang yang akan masuk neraka terlebih dahulu adalah orang-orang yang beramal kebaikan namun bukan karena Allah?

    Ya, sebuah amal yang tidak dilakukan ikhlas karena Allah bukan hanya tidak dibalas apa-apa, bahkan Allah akan mengazab orang tersebut, karena sesungguhnya amalan yang dilakukan bukan karena Allah termasuk perbuatan kesyirikan yang tak terampuni dosanya kecuali jika ia bertaubat darinya, Allah berfirman yang artinya.

    “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisa : 48)

    Keikhlasan dan Profesionalisme :
    Dua Konsep Dasar Kerja Kita Latar Belakang Kerapkali terdengar komentar miring, bahwa jika suatu pekerjaan yang dilakukan atas dasar keikhlasan berarti kurang profesional, sebaliknya pekerjaan yang profesional berarti tidak ikhlas. Keikhlasan secara keliru ditampilkan dalam kerja seadanya atau “semampunya” dalam arti minimalis, sedangkan profesional dikesankan pekerjaan yang serius tapi serba uang. Tampak kesan, bahwa keduanya (keikhlasan dan profesionalisme) tidak dapat dipertemukan.

    Konsep Ikhlas dan Profesional Bertemu dalam Diri Seorang Beriman Sejatinya, konsep keikhlasan dan profesionalisme adalah dua hal yang berbeda dan tidak perlu dikonfrontasikan. Keduanya perlu kita kembangkan dan terapkan. Keikhlasan mengacu pada lurusnya niat dan harapan untuk mendapatkan ridho Allah atas pekerjaan yang dilakukan, sedangkan profesionalisme mengacu pada ketinggian standar dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, baik standar teknis (prosedur) maupun standar etika.

    Dalam diri seorang beriman, konsep keikhlasan dan profesionalisme idealnya dapat bertemu karena agama mensyaratkan ikhlas sebagai landasan setiap pekerjaan atau (perbuatan) dan agama pula yang menyatakan, bahwa muslim yang baik adalah mereka yang bekerja dengan sebaik-baiknya (itqan). Dalam bahasa lain, itqan adalah profesional.

    Mukjizat Alquran, Fenomena Facebook Sudah Tersirat 14 Abad Silam





    Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. Di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I’jazul Quran (Mukjizat Al Quran). Diskusi yang berjalan cukup santai namun sarat akan ilmu.

    Ahmad adalah seorang mahasiswa salah satu PTS di Jakarta dengan program studi Matematika. Seorang calon pengabdi masyarakat dengan ilmunya. Ahmad selalu berupaya mengaitkan Al-Qur’an dengan bidang studinya matematika. Ahmad sering berkutat dengan angka-angka dalam Al-Qur’an.

    Ahmad pun memulai diskusi. “Subhanallah alquran itu bener-bener mukjizat. Gua pernah baca di Internet bahwa ternyata kata Yaum (hari) di dalam alquran sebanyak 365 kata sama seperti jumlah hari dalam satu tahun, kata syahr (bulan) disebutin 12 kali sama kayak jumlah bulan dalam satu tahun, sab’u (minggu) disebutin 7 kali sama dengan jumlah hari per minggu. Belum lagi kata-kata yang berlawan kata. Misalnya ad dunya 115 kali, al akhiroh juga 115 kali. Malaikat 88 kali sedangkan asy syayathin 88 kali juga. Al hayat 145 kali begitupun dengan Al Maut yang juga 145 kali. Belum lagi angka 19 yang disebutin dalam alquran surat Al Mudatsir ayat 30. Sebetulnya masih banyak tapi mending antum liat di internet aja nafsi-nafsi, tinggal tanya mbah google ketik key word nya keajaiban angka dalam alquran,” Celoteh Ahmad sekaligus mengakhiri presentasinya.

    Tiba giliran Ranid memaparkan pengetahuannya seputar masalah mukjizat Quran. Ranid memang sangat menyenangi diskusi-diskusi tentang kajian Islam berhubung program studi Ranid adalah bahasa Arab yang ia geluti di salah satu Ma’had Lughoh di Jakarta. Maka ia akan memaparkan sepengetahuannya tentang I’jazul Quran dari sudut pandang bahasa.

    Setelah mengucapkan basmalah seraya memuji Allah dengan hamdalah, serta sholawat kepada Nabi SAW. Ranid pun mulai berkata “Mumtaz! ustadz Ahmad mantep dah penjelasannya, giliran ane ya? Gini jadi mukjizat kalo diliat dari segi bahasa maka secara sederhana dapat diartikan sebagai ‘senjata’ untuk melemahkan terhadap tantangan dakwah yang ada. Contoh di zaman nabi Musa AS berhubung waktu itu sihir sedang ngetrend-ngetrendnya maka Allah kasih mukjizat nabi Musa AS ‘menyerupai’ sihir, tapi bukan sihir, dengan tongkatnya yang terkenal. Bisa berubah jadi ular, ngebelah lautan, dsb. Trus di zaman nabi Isa AS berhubung waktu itu ilmu kedokteran lagi maju-majunya maka Allah kasih kepada nabi Isa AS mukjizat yang berhubungan dengan dunia pengobatan.

    Nah, di zaman Rasul SAW pada masa itu kaum jahiliyyah terkenal akan syairnya yang luar biasa Indahnya. Maka Allah pun memberikan kepada Nabi SAW berupa alquran sebuah mukjizat yang begitu sangat tinggi dan sarat akan nilai sastranya.”

    Ranid masih melanjutkan pemaparannya “bahkan Allah nantangin mereka kaum kafir untuk buat satu surat saja yang semisal dengan alquran. Coba ente berdua buka Al-Baqoroh ayat 23
    ‘dan jika kamu meragukan Al-Quran yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) maka buatlah satu surat semisalnya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah jika kamu orang yang benar,’
    dan dilanjutan ayatnya, bahwa Allah sudah kasih garansi, mereka pasti gak akan mampu ngebuatnya. Pernah ada kisah tentang Musailamah Al-Kadzdzab yang coba-coba buat alquran tandingan. Salah satu suratnya niru-niru al-fiil. Dan surat gadungan itu ditertawakan banyak orang karena diliat dari sisi bahasa dan maknanya betul-betul jelek. Dan satu hal lagi cuma alquran kitab suci yang bisa dihafal oleh jutaan manusia walaupun manusianya itu sendiri pun tidak mengetahui arti alquran. Bahkan uniknya juga, hafalannya tersebut lengkap sampai titik dan komanya. Subhanallah maha benar Allah dalam firmanNya ‘dan sungguh Kami mudahkan Al-Quran untuk peringatan’ Al-Qomar ayat 17,” Ranid pun mengakhiri makalah yang dibawakannya.

    Selanjutnya giliran Ilmi yang mendapat giliran menjelaskan mukjizat quran berdasarkan studi yang ia geluti. Ilmi adalah seorang mahasiswa IT di salah satu PTS di Jakarta. Berbeda dengan kedua orang sahabatnya tadi, Ikhwan lajang ini tengah mengerjakan tugas akhir dalam perkuliahannya. Hal ini dikarenakan Ilmi terlebih dahulu kuliah selepas SMA daripada Ahmad dan Ranid yang sempat menunda jenjang akademisnya.

    Lengkap dengan stelan kacamata khas para hacker di film Hollywood, Ilmi pun memulai pembicaraannya. “sebenernya ane belum mau mengatakan ini mukjizat atau gak? terus terang ane gak berani. Tapi salah satu point yang pernah ane dengar dalam seminar Qur’an bahwa kenapa Qur’an disebut mukjizat tak lain dan tak bukan adalah karena kebenarannya dalam ‘meramal’ masa depan. Betul gak Ran?” Ilmi bertanya pada Ranid. Ranid pun mengiyakan pernyataan Ilmi dengan mengaggukan kepala, seolah tak mau kehilangan pemaparan dari Ilmi sahabatnya.

    Ilmi melanjutkan “surat al-lahab contohnya, di situ Allah memastikan bahwa Abu Lahab bakalan tetep kafir dan masuk neraka. Dan ketika surat itu turun di Mekkah, Abu Lahab ternyata masih hidup. Sekarang coba antum bayangin kalo seandainya Abu Lahab itu tergerak hatinya untuk masuk Islam atau pun pura-pura masuk Islam maka Al-Quran akan dipertanyakan kebenarannya dari dulu sampai sekarang. Ataupun di surat Ar-Rum di situ dijelaskan bahwa Romawi bakalan menang melawan Persia.

    Dan itu subhanallah terjadi beberpa tahun kemudian. Setelah pada peperangan yang sebelumnya Romawi kalah maka pada peperangan selanjutnya Romawi menang telak.
    Dan satu lagi peristiwa fathul Mekkah di surat Al-Fath. Allah memastikan kaum Muslimin akan memasuki Mekkah setelah sekian lama hijrah ke Madinah. Dan subhanallah hal itu terbukti.”
    Fenomena Al-Fisbukiyyah dalam Al-Qur’an

    “Ah itu mah dari aspek sejarah Mi, coba dari aspek IT sesuai sama studi ente?” Tanya Ranid seolah menantang Ilmi. “Weitss, tenang-tenang ane kan belum selesai jelasinnya, ana lanjut ya!” Jawab Ilmi. “Nah berhubung tadi ane bilang ana gak berani nyebut ini mukjizat atau nggak, maka ane akan bilang ini kehebatan Quran.” Ilmi masih melanjutkan, sementara kedua rekannya Ahmad dan Ranid masih terus diam dan menyimak kata per kata yang akan terlontar dari mulut Ilmi. “ente berdua tau gak, bahwa sejak 1400 tahun yang lalu alquran sudah menyinggung tentang Facebook dan kawan-kawannya?!” Ahmad sang Cagur (Calon Guru) tertegun diiringi dengan tertawa kecil seolah tak percaya statmen Ilmi. Lain lagi dengan Ranid yang masih berpikir dan mencari-cari bahwa apakah benar kata Facebook ada di dalam alquran. Dengan mencoba mentashrif pola-pola fi’il.

    Ilmi meneruskan kembali pemaparannya “Ahmad, coba ente berdua buka surat Al-Ma’arij ayat 19-21

    “‘Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Dan apabila mendapat kebaikan dia jadi kikir.’

    Ayat ini menjelaskan fenomena jama’ah “Al-Fisbukiyyah” secara umum. Coba ente-ente liat wirid-wirid mereka.
    Kebanyakan isinya keluh kesah. Temanya udah mirip sinetron mendayu-dayu sampai bikin air mata keluar. Sakit dari mulai bisul, cantengan, jerawat, sampai ayan di update di status. Cuaca juga gak ketinggalan. Dikasih hujan, ngeluh gak bisa kemana-mana. Dikasih panas ngeluh kepanasan. Segala maksiat juga disebarin di muka umum.

    Masalah duit abis, rezeki seret terus dan terus di suguhkan. Ibadah juga ada beberapa yang dipublikasikan puasa, sedekah, tapi alhamdulillah ane belum menemukan ada orang yang lagi sholat update status ‘lagi roka’at dua nih’ naudzubillah kalo sampai ada!” canda Ilmi.

    Ahmad dan Ranid pun tertawa dan mengaminkan ucapan Ilmi. “Terus di ayat setelahnya dikatakan ‘apabila dapat kebaikan maka ia kikir.’ Ane rasa betul ayat tersebut. Coba ente berdua hitung ada beberapa orang yang update status semisal alhamdulillah dapet rezeki, buat yang mau ditraktir harap tunggu di depan masjid. Kira-kira ada gak status kayak gitu. Giliran dapat rezeki yang melimpah pada pelit gak mau orang lain pada tau, tapi giliran ditimpa musibah di share kemana-mana.”

    “Ah, lo iri aja kali jangan sok jaim deh?!” Kali ini Ahmad yang bertanya kepada Ilmi. Ilmi pun menjawab “ane rasa jaim itu perlu, dalam konteks JAIM, Jaga-Iman berkaitan dengan hal malu, ane tidak mengharamkan update status, akan tetapi alangkah baiknya update-nya itu yang baik-baik pokoknya temanya mengajak kebaikan dari quran, hadits, sahabat, ataupun salafush sholih. Inget akh dalam hadits riwayat Bukhori dikatakan Jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu. Ulama bilang bahwa jika kita udah gak malu sama Allah dan tidak merasa diawasinya maka tunaikan saja hawa nafsumu dan lakukan apa yang kau inginkan.” Jawab Ilmi.

    Ranid tak menyangka sahabatnya Ilmi dapat menarik dan mengaitkan surat Al-Ma’arij ayat 20-22 dengan fenomena Facebookers yang bergentayangan di dunia maya.

    Alhamdulillah bertambah satu lagi pengetahuan Ranid pada hari itu. Sungguh Ranid sejatinya sudah sering membaca atau bahkan menghafalkan surat ini. Namun dikarenakan kurang men-tadabbur-i ayat ini maka alangkah kagetnya ia mendengarkan penjelasan yang dipaparkan oleh sahabatnya Ilmi.

    Diskusi kali ini pun berkahir seiring dikumandangkannya adzan maghrib sebagai pertanda masuknya waktu sholat maghrib.

    Cara Mengukur Keberhasilan Puasa Ramadhan Kita, Sebuah Renungan




    Kata kunci Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah adalah “Jujur”. Melalui Puasa, Allah SWT mengajarkan kita melatih kepekaan sosial juga dengan puasa melatih manusia untuk ‘Jujur’ kepada Allah SWT. Jika manusia jujur kepada Allah SWT, maka otomatis manusia akan jujur kepada diri sendiri, sesama individu manusia, sesama makhluk hidup dan lingkungan sekitar.

    Jadi untuk mengukur seorang individu manusia lulus dari pelatihan Puasa adalah ia berperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari selama sebelas bulan ke depan. Kenapa jujur, karena yang benar benar mengetahui apakah kita puasa sungguh sungguh atau tidak hanyalah Allah dan diri kita sendiri, orang terdekatpun tidak ada yang mengetahuinya, andai saja diperjalanan ke kantor Anda diam-diam makan permen di jalan, atau kala tak ada siapapun Anda meneguk seteguk air karena kehausan, tidak seorangpun tau kecuali diri kita sendiri dan Allah.

    Dengan kejujuran hidup kita lebih damai tentram dan dalam bahasa agama lebih berkah yaitu apa yang kita peroleh membawa kebahagiaan dan manfaat bukan kerusakan dan siksa bagi diri kita, mari kita ikuti cuplikan kisah berikut dari kejujuran seorang tukang tambal ban di kolong ibukota Jakarta yang penuh dengan kepalsuan dan manipulasi berikut ini

    “KEJUJURAN ITU Mahal dik!” Bener, bukan saya yang mengatakan hal itu. Ucapan itu mungkin buat kita yang biasa melihat banyak kemunafikan, banyak kebohongan dan banyak kebrengsekkan di depan kita [atau malah mungkin kita bagian dari hal itu?], jadi sesuatu yang klise dan numpang lewat saja. Tapi kalimat itu diucapkan dengan intonasi sederhana dari seorang penambal ban, bernama SOEWARDI.

    Mbah Wardi –begitu biasa dia dipanggil– adalah seorang penambal ban di depan Roxy Mas. Aku ngobrol gara-gara ban motorku kena paku ‘segede bagong’. Kabarnya, memang disana banyak yang sering kena paku aneh-aneh. Ketika semua orang menunjuk tempat tambal bannya, aku sudah “berprasangka” pasti orang ini yang menyebar paku, biar tambal bannya laris.

    Ketika menunggu, karena ada beberapa yang sedang ditambal, beberapa ‘pak ogah’ nawarin aku untuk tambal ban di seberang jalan lain, karena menurut mereka lebih kosong dan bisa cepat dikerjakan. Tapi entah kenapa, aku memilih untuk menunggu antrean saja. Males jalan sih tepatnya…

    Sembari menunggu, aku ngobrol dengan Mbah Wardi. Soalnya, yang nambal, lebih sering diberikan kepada ‘anak-buahnya’ sementara Mbah Wardi mengawasi.

    Mbah Wardi mengaku, lahir dan besar di Magelang Jawa Tengah, 70 tahun silam. Dengan bangga, Mbah Wardi menyebut dirinya adalah warga Lembah Tidar, julukan Kota Magelang. Tahun 1959-an, dia sudah merantau ke Jakarta dan mencoba peruntungan di banyak pekerjaan.

    “Dulu Jakarta bagus mas. Nggak macet dan polusi kaya sekarang. Saya ngontrak di daerah Roxy cuma 350 rupiah perbulan ketika itu,” katanya mulai mengorek masa lalunya. Sampai akhirnya tahun 1973, Mbah Wardi membuka usaha tambal ban, di Roxy, tempat yang sampai sekarang ditempatinya.

    “Saya sering diajarin untuk nyebar paku dik, tapi buat apa? Rejeki sudah ada yang ngatur kan,” tegasnya. Mbah Wardi juga bercerita, dirinya pernah menemukan HP pelanggannya dan menyimpannya, sampai ketika esok harinya yang punya balik, HP itu dikembalikannya tanpa minta imbalan. “Kejadian kaya gitu sering lo dik,” tambahnya. “Kejujuran itu sekarang mahal dik,” tegasnya.

    Puluhan tahun menjadi penambal ban, membuat ayah dari 3 anak yang sudah mentas ini paham betul trik untuk “nakal” dan mencari peluang untuk nambahin recehan. “Tapi kalau saya lakukan, mungkin hari itu saya dapat uang banyak, tapi besok-besok saya malah ditutup rejekinya to,” ujarnya polos.

    Mbah Wardi bercerita dengan wajar, santai dan hati-hati. Baginya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, jujur adalah nomor satu. “Yang lain tidak jujur silakan, saya nggak mau ikut-ikutan dik,” tandasnya.

    Yah, mengapa harus ikut-ikutan brengsek, ketika yang lain jadi brengsek? Mengapa harus ikut-ikutan nakal? Mengapa harus jadi penipu ketika yang lain ramai-ramai jadi penipu? Mbah Wardi, keukeuh untuk jadi dirinya sendiri. Sederhana banget, dengan menjadi penambal ban yang jujur…. maaf Mbah sudah berprasangka

    Ya Allah, jadikanlah kami hamba yang Jujur. Amin…….

    Kenapa di Neraka Banyak Wanita dan Di Surga Banyak Orang Miskin?




    Banyak ulama atau hadis menerangkan bahwa di surga kebanyakan penghuninya orang miskin sementara di neraka kebanyakan wanita. Sementara menurut para ulama atau hadis juga menyatakan bahwa orang yang masuk surga dan neraka setelah hisab atau hari kiamat. Kira-kira bagaimanakah penjelasan para ulama lebih lanjut mengenai hal ini berikut kutipan dari penjelasan dari Ustadz Asep Usman Ismail di kolom ramadhan detik yg dikutip KPIW berikut ini.

    Secara sosiologis struktur masyarakat itu seperti piramid, penduduk miskin berada pada piramida paling bawah sehingga jumlahnya paling banyak. Sangat logis, jika Nabi SAW menyebutkan bahwa penduduk surga lebih banyak orang miskin dengan alasan sebagai berikut:

    1.Kehidupan di akhirat itu merefleksikan keadaan di dunia, jika di dunia penduduk miskin itu mayoritas, maka di akhirat pun tetap mayoritas;

    2. Di dalam Al Qur’an pengertian faqir secara harfiah berarti orang yang membutuhkan. Makna ini mengacu kepada dua pengertian, yaitu dalam konteks sosial ekonomi dan eksistensi manusia. Pengertian pertama faqir adalah orang yang sudah berkerja dan mendapatkan penghasilan, tetapi penghasilannya tidak mencukupi kebutuhannya sehingga masih membutuhkan bantuan atau tambahan.

    Kedua, faqir adalah menyangkut eksistensi manusia yakni membutuhkan Allah (QS Fathir/35: 15). Penghuni surga adalah orang-orang faqir, yakni manusia yang menyadari eksistensi dirinya sebagai hamba Allah sehingga senantiasa berada dalam kesadaran, saya membuthkan Allah.

    Manusia seperti inilah yang merupakan mayoritas penghuni surga. Selebihnya, penghuni surga minoritas adalah manusia yang beriman, tetapi kurang menyadari dirinya membutuhkan Allah. Mereka masuk surga karena kebaikan Allah, setelah Allah mempertimbangkan faktor imannya.

    3. Dalam hadis tersebut digambarkan bahwa penghuni neraka itu kebanyakan kaum perempuan, maksudnya bahwa kualitas kesalehan kaum wanita itu sangat tergantung kepada tiga variabel yang berikut: Pertama, kualitas pola asuh dalam keluarga. Kedua, pendidikan akhlak (karakter). Ketiga, kualitas suami yang menjadi imam dalam pembinaan keluarga.

    Ketiganya harus bersinergi secara konisten dan berkesinambungan. Krisis manusia modern menghancurkan tiga sendi ini sekaligus. Pertama, kualitas keluarga berkenaan dengan ibu rumah tangga yang tidak lagi sepenuhnya mendidik, mengasuh dan mengembangkan putra putrinya di rumah, tetapi lebih berorientasi pada sektor di luar rumah.

    Kedua, pendidikan sekolah (formal) dan masyarakat (pendidikan nonformal) tidak sepenuhnya mendukung pengembangkan karakter positif. Perempuan sering menjadi korban pelecehan seksual. Ketiga, para suami sering tidak berhasil menjadi teladan bagi keluarganya, bahkan menghancurkan keluarga dengan berbagai tindakan tidak terpuji.

    Dengan demikian, perempuan banyak menjadi korban. Inilah yang dimaksud oleh Nabi SAW bahwa penghuni neraka banyak perempuan. Jika kita berfikir jernih, siapa yang menjadi biang kerok dari krisis ini? Tentu saja kaum laki-laki.

    Jadi, laki-laki dan perempuan memikul tanggung jawab yang sama, bahkan kaum laki-laki memikul tanggung jawab lebih berat. Al Qur’an menjelaskan, “Sungguh Kami telah mempersiapkan banyak penghuni neraka dari kalangan jin dan manusia yang memiliki akal yang tidak digunakan untuk berpikir, memiliki penglihatan yang tidak digunakan untuk melihat kebenaran, dan memiliki telinga yang tidak digunakan untuk mendengarkan (petunjuk). Mereka seperti ternak, bahkan lebih idiot dibandingkan ternak”. (QS Al-A’raf/7: 179).

    Kejadian nyata yang mirip film final destination



    Masih kuatkan di pikiran anda tentang kecelakaan pesawat Air France yang jatuh di Samudra Atlantik bulan Juni tahun 2009 yang lalu? Pesawat ini menghilang dari pantauan radar 1000 KM Timur Laut pulau Fernando de Noronha, Brazil. Kecelakaan tersebuat adalah kecelakaan paling parah yang pernah dialami Air France. Harusnya ada genap 300 orang yang meninggal, namun 2 orang lagi, terselamatkan secara tak sengaja.

    Pernah lihat film Final Destination, dimana ada seseorang yang terhindar dari kematian namun kematian tersebut terus mengejar-ngejar seseorang tersebut?

    Yup, kejadian mengerikan itu memang benar-benar terjadi di kehidupan nyata kita. Seorang perempuan yang terlambat ke bandara karena suatu hal, harusnya ditakdirkan meninggal dan menggenapi para korban meninggal menjadi genap 300 pada kecelakaan pesawat Air France.
    Dia adalah Johanna Gonthaler, warga negara Italia yang sedang berlibur bersama suaminya di Brazil telah memesan tiket untuk penerbangan 447 ke paris. Pasangan tersebut datang terlambat di bandara Rio de Janeiro pada 3¹Mei 2009 yang lalu. Empat jam setelah penerbangan ke paris, 228 orang penumpang dinyatakan tewas setelah pesawat itu jatuh ke samudra Atlantik.

    Pasangan itu kemudian mengambil penerbangan lain ke Eropa pada hari berikutnya dan sedang dalam perjalanan ke rumah mereka di Provinsi Bolzano Bozen, Italia.

    Disinilah Johanna Gantheler bertemu dengan kematianya. Sehari setelah tragedi Air France 447. Mobilnya berbelok ke jalur yang berlawanan di sebuah jalan di Kufstein, Austria, dan mengarah ke sebuah truk yang mengarah padanya.

    Ini adalah murni kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase. Tapi kemiripan dengan cerita film Final Destination ini cukup mengerikan. Yup, terkadang fakta memang terlihat bodoh, aneh, dan menyeramkan. Mungkinkah ini terjadi pada Anda? Serahkan saja hidup dan mati kita pada-Nya.

    Bocah Misterius di Bulan Ramadhan




    Beberapa tahun silam saya menemukan di sebuah milis posting menarik dan menggugah bertajuk “Bocah Misterius”. Karena itu saya merasa perlu mempublishnya lagi di Ramadhan ini.

    Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua.

    Sungguh menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut.

    Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya.

    Seorang pengurus masjid mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu. Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya.

    Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius. Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga!

    Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah. Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma, ya itu tadi, bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar. “Bismillah.. .” ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir, kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini.

    Kalau memang bocah itu “bocah beneran” pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu. Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya.

    “Ada apa bapak melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?” tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman.

    “Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa,” jawab Luqman dengan halus,”apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu..” Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak kecil itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi, dan tiba tiba berkata dengan lantang.

    “Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua!
    Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?!
    Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan diluar bulan puasa?
    Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?
    Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?
    Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?!
    Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus? Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian…!?” Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela.

    Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar “sangat” menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.

    “Ketahuilah pak.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tidak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.

    Dan ketahuilah juga, justru bapak dan orang-orang di sekeliling bapak lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?

    Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?

    Pak.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.
    Pak.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami…!

    Pak.., sadarkah Bapak akan ketidak abadian harta?
    Sadarkah apa yang terjadi bila bapak dan orang-orang sekeliling bapak tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat? Bahkan, berlebihannya bapak dan orang-orang di sekeliling bapak bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat..

    Tahukah Bapak akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?

    Pak.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi.
    Jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan ‘tuk setahun,
    Jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak….”

    Entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan. Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya! Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.

    Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi. Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang! Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur.

    Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya. Sekarang yang ada dipikirannya sekarang, entah mau dipercaya orang atau tidak, ia ingin sekali menjelaskan hikmah perkataan bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang.[kaskus]

    Minggu, 07 Agustus 2011

    Tips dan Trik Facebook yang Mungkin Belum Agan Ketahui


    ______________________________​_________________


    Anda pengguna Internet pastinya sudah tau dan juga menggunakan jejaring sosial Facebook. Di sini saya tidak akan menuliskan apa dan bagaimana Facebook tersebut serta sejarahnya. Di sini saya akan membagikan beberapa tips dan trik Facebook yang mungkin anda belum ketahui.

    Okey, kita langsung saja pada topik kita kali ini.
    1. Membuat chatingan lebih bervariasi
    Saat anda chatingan dengan teman, anda bisa melakukan beberapa trik ini sehingga membuat chatingan yang anda kirimkan lebih menarik.

    - membuat teks chat bergaris bawah, caranya tambahkan tanda ( _ ) pada awal dan akhir kata. Misalnya: _tulisanandadisini_- membuat teks chat tebal (bold), caranya tambahkan tanda ( * ) pada awal dan akhir kata. Misalnya: *tulisan anda disini*

    - membuat teks chat miring (italic) belum dapat caranya.

    - coba tuliskan kode berikut ini pada kolom chat :42: dan lihat apa yang dihasilkan

    2. Anda pasti sering update status bukan? Nah jika anda ingin menautkan link url teman anda pada status anda, anda ketikkan simbol “@” (tanpa tanda kutip) diikuti nama teman yang ingin anda tautkan ke status anda. contoh:
    Anda tuliskan pada status anda “bla…bla…bla…bla…..@sulaiman lase bla…bla…bla”

    3. Coba anda buka profil teman anda (atau profil anda sendiri) dan perhatikan pada addresbar. Misalnya http://www.facebook.com/profil​e.php?id=100000067022*** –> teks warna biru adalah ID dari profil yang anda lihat. Nah coba anda ketikkan link berikut http://facebook.com/profil.php​?=73322363. Apa yang anda lihat? Anda melihat profil anda sendiri bukan? Nah dengan ini anda bisa mengerjai teman anda dengan menuliskannya pada status anda. Misalnya:

    “mau lihat user facebook paling gila, paling dekil, paling bloon sedunia, paling aneh, paling jelek minggu ini, pokonya semua yang jelek-jelek dah…. ====>> klik ini http://facebook.com/profile.ph​p?=73322363″ ”yang Mau tahu orang yang paling jelek didunia klik saja disini http://facebook.com/profile.ph​p?=73322363” “User Facebook paling jelek minggu ini =>> http://facebook.com/profile.ph​p?=73322363 Apakah itu kalian? silahkan dilihat kawan!!! “

    Atau anda bisa membuat sesuai dengan yang anda inginkan
    Okey, kita langsung saja pada Tips dan Trik Facebook yang Mungkin Belum anda Ketahui yang selanjutnya...
    4. Membuat Chat Berada pada Sidebar Browser Firefox.

    Tips ini memungkinkan kita bisa chating dengan teman-teman Facebook tanpa harus meninggalkan halaman kesayangan yang sedang kita buka karena chat berada pada sisi kiri jendela browser Firefox. Caranya:
    * Lihat menu “Bookmark” di Firefox –> new bookmark * name: facebook Chat * Location: http://www.facebook.com/presen​ce/popout.php * Jangan lupa centang pada Load this bookmark in sidebar. * Mulai chating facebook di sidebar, caranya klik pada bookmark yang telah kita buat tadi * Setelah di klik akan muncul halaman sidebar di sisi kiri browser. Anda harus menggeser garis vertikal pembatas sidebar dengan halaman utama untuk melihat tampilan kolom chat yang tersembunyi.

    5. Download Album Foto Facebook
    Kadang kala kita suka menyimpan gambar dari Facebook ke komputer kita. Tapi bagaimana jadinya jika yang ingin kita simpan itu adalah sebuah album foto yang notabene junlahnya sampai ratusan foto? Bisa dibayangkan kan betapa sangat menita waktu dan membuat tangan pegal.

    Untuk mengatasinya, kita bisa menggunakan Add-Ons Mozilla Firefox, namanya PhotoJacker. Untuk Insatalasinya silahkan kunjungi situs addons mozilla di sini http://download.famouswhy.com/​photojacker/ . Untuk menggunakannya, pilih album yang ingin di download, klik kanan dan pilih Download Album With PhotoJacker.

    6. Menyembunyikan Status Online pada orang tertentu.
    Pada saat Online, Anda tentu sering diganggu atau tidak suka chat dengan seseorang, atau mungkin anda tidak ingin status online anda ketahuan oleh seseorang? Ini trik bisa anda terapkan. Trik ini sangat cocok sekali untuk Facebook’ers yang suka selingkuh lewat FB :lol: :lol: . Simak bagaimana caranya berikut ini.

    * Klik menu Friend Lists (Daftar Teman) pada kolom chat di pojok kanan bawah layar browser. * Pada kolom Create a new list, masukkan nama daftar yang anda inginkan, misalnya blacklist lalu tekan enter. Pada tab chat akan kelihatan daftar baru yang telah kita buat tadi. Gerakkan mouse ke daftar tersebut dan klik edit pada teks yang kelihatan. Nah akan muncul layar popup yang memunginkan anda memasukan nama-nama teman anda ke dalam daftar tersebut. Silahkan pilih yang anda inginkan lalu save. * Pada daftar tadi, klik ikon berwarna hijau yang ada di sebelah kanan untuk menjadikannya Ofline. * Selesai. Anda terbebas dari gangguan orang yang tidak diinginkan pada saat Online. * Untuk selanjutnya, anda bisa edit dan hapus daftar ini jika pada suatu saat sudah tidak diperlukan lagi :lol: :lol:

    7. Membuat Status dengan teks terbalik
    ˙ɐpuɐ ןıɟoɹd ǝʞ ǝʇsɐd-ʎdoɔ ‘ɐpuɐ snʇɐʇs ʞıʇǝʞ ˙bɹo˙ʇxǝʇdıןɟ ıbunظunʞ ɐpuɐ uɐʞɥɐןıs ‘ıuı ıʇɹǝdǝs ʞıןɐqɹǝʇ sʞǝʇ uɐbuǝp ɐpuɐ snʇɐʇs ʇɐnqɯǝɯ ʞnʇun
    Bisa baca kalimat di atas? Sebaiknya anda harus membacanya dengan kepala terbalik….wkkwwk. Silahkan kunjungi www.fliptext.org jika anda ingin membuat status anda seperti di atas :P