SELAMAT DATANG DI BLOGKU, MAAF BLOG INI BUATNYA ASAL-ASALAN YANG PENTING KITA BISA BAGI ILMU KITA
  • Web
  • versi echo
  • Minggu, 07 Agustus 2011

    24 Penyebab Kerusakan Komputer dan Cara Mengatasinya


    Berikut Merupakan Rangkuman Masalah dan kendala Yang sering Pengguna Komputer Hadapi dan Bagaimana Cara Pencegahannya :
    1. Komputer Tidak Mau Hidup
    Cara Mengatasinya :
    - Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
    - Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
    - Cek kabel power pada CPU
    - Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB

    2. Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
    Cara Mengatasinya :
    Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
    Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
    Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
    Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
    Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
    Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
    - Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll

    3. Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
    Cara Mengatasinya :
    - restart kembali komputer anda
    - jika masih trouble intall ulang windows anda
    - jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
    cek dengan : scan disk

    4. Komputer Sering Hang

    Cara Mengatasinya
    - Disebabkan software mengalami crash
    - tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
    - tekan tombol restart pada CPU
    - Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
    - konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
    - install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
    - alankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.

    5. Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
    Cara Mengatasinya
    - cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
    - jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
    - coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
    - Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sitem Windows Sobat

    6 Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)

    7. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
    Cara Mengatasinya
    - mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)

    8. Komputer Sering Crash
    Cara Mengatasinya :
    - cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.

    9. Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
    Cara Mengatasinya :
    - buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
    - Lihat pada manual book
    - Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
    - Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.

    10. Lupa Password BIOS
    Cara Mengatasinya :
    - Cabut batterey cmos pada cpu
    - Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

    11. Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
    Cara Mengatasinya :
    - batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru

    12. Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
    Cara Mengatasinya :
    - Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com)

    13. Melacak Kerusakan Card Pada MB
    Cara Mengatasinya :
    - cobalah denganmencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
    - jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu jua sebaliknya

    14. Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
    Cara Mengatasinya :
    - cek apakah anda sudah memasang processor denan benar
    - cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya)

    15. Crash Setelah Memasang RAM Baru
    Cara Mengatasinya :
    - kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut)

    16. Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
    Cara Mengatasinya :
    - Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
    - Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.

    17. Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
    Cara Mengatasinya :
    - perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat

    18. Virtual Ram
    Cara Mengatasinya :
    - klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
    - pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
    - klok OK

    19. Monitor Tidak Mau Nyala
    Cara Mengatasinya :
    - pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
    - pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
    - pastikan juga VGA card anda ok

    20. Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
    Cara Mengatasinya :
    - kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
    - masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
    - install ulang driver VGAnya

    21. Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
    Cara Mengatasinya :
    - dikarenakan suhu (pada VA card) sangat panas

    22. Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
    Cara Mengatasinya :
    - masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
    - Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)

    23. Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
    Cara Mengatasinya :
    - masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
    - Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang dininkan

    24. Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
    Cara Mengatasinya :
    - Crash dengan saounda card yang lama
    - cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios)

    macam macam kabelu ntuk jaringan 2

    Media Transmisi (Wired)

    Media Transmisi Wired/Kabel/Guided

    Oleh Faisal Akib
    Struktur media terpandu
    GAMBAR: Struktur media terpandu
    Media transmisi Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni :
    a. Guided media (media terpandu)
    b. Unguided media(media tidak terpandu).
    Media transmisi yang terpandu maksudnya adalah media yang mampu mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat materialnya. Contoh: kabel twisted-pair, kabel coaxial dan serat optik.

    1. Twisted Pair

    Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP.
    Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
    • Shielded Twisted-Pair (STP)
    • Unshielded Twisted-Pair (UTP)
    Shielded Twisted Pair (STP)
    GAMBAR: Shielded Twisted Pair (STP)

    a. Shielded Twisted -Pair (STP)

    Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan kabel UTP. Satu hal keunggulan STP adalah jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal, sayangnya STP sedikit lebih mahal dibandingkan UTP.
    Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater).
    • Kecepatan dan keluaran: 10-100 Mbps
    • Biaya rata-rata per node: sedikit mahal dibadingkan UTP dan coaxial
    • Media dan ukuran konektor: medium
    • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).

    b. Unshielded Twisted-Pair

    Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni:
    • Category 1 : sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
    • Category 2 : sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
    • Category 3 : mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.
    • Category 4 : mamu mentransmisikan data hingga 20 MHz.
    • Category 5 : digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.
    Unshielded Twisted Pair (UTP)
    GAMBAR: Unshielded Twisted Pair (UTP)
    Secara fisik, kabel Unshielded Twisted-Pair terdiri atas empat pasang kawat medium. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan pelindung. Tipe kabel ini semata-mata mengandalkan efek konselasi yang diproduksi oleh pasangan-pasangan kawat, untuk membatasi degradasi sinyal. Seperti halnya STP, kabel UTP juga harus mengikuti rule yang benar terhadap beberapa banyak tekukan yang diizinkan perkaki kabel. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 Ohm. Hal ini berbeda dengan tipe pengkabelan twister-pair lainnya seperti pengkabelan untuk telepon. Karena UTP memiliki diameter eksternal 0,43 cm, ini menjadikannya mudah saat instalasi. UTP juga mensuport arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat popular.
    • Kecepatan dan keluaran: 10 – 100 Mbps
    • Biaya rata-rata per node: murah
    • Media dan ukuran: kecil
    • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).
    Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Selain mudah dipasang, ukurannya kecil, juga harganya lebih murah dibanding media lain. Kekurangan kabel UTP adalah rentang terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Meski begitu, pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan.
    Kabel Coaxial
    GAMBAR: Kabel Coaxial

    2. Kabel Coaxial

    Kabel coaxial atau popular disebut “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh diantara node network, dibandingkan kabel STP atau UTP. Repeater juga dapat diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal. Kabel coaxial juga jauh lebih murah dibanding Fiber Optic, coaxial merupakan teknologi yang sudah lama dikenal. Digunakan dalam berbagai tipe komuniksai data sejak bertahun-tahun, baik di jaringan rumah, kampus, maupun perusahaan.
    • Kecepatan dan keluaran: 10 -100 Mbps
    • Biaya rata-rata per node: murah
    • Media dan ukuran konektor: medium
    • Panjang kabel maksimum: 200m (disarankan 180m) untuk thin-coaxial dan 500m untuk thick-coaxial
    Saat bekerja dengan kabel, penting bagi kita untuk mempertimbangkan ukurannya; seperti ketebalan, diameter, pertambahan kabel sehingga akan menjadi pertimbangan atas kesulitan saat instalasi dilapangan. Kita juga harus ingat bahwa kabel akan mengalami tarikan-tarikan dan tekukan di dalam pipa. Kabel coaxial datang dalam beragam ukuran. Diameter terbesar diperuntukkan sebagai backbone Ethernet karena secara historis memiliki ketahanan transmisi dan daya tolak interferensi yang lebih besar. Tipe kabel coaxial ini sering disebut dengan thicknet, namun dewasa ini sudah banyak ditinggalkan. Kabel coaxial lebih mahal saat diinstal dibandingkan kabel twisted-pair.
    Fiber Optic
    GAMBAR: Kabel Fiber Optic

    3. Fiber Optic

    Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Jika dibandingkan media-media lain, fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi. Kabel fiber optic dapat mentransmisikan puluhan juta bit digital perdetik pada link kabel optic yang beroperasi dalam sebuah jaingan komersial. Ini sudah cukup utnuk mengantarkan ribuan panggilan telepon.
    Beberapa keuntungan kabel fiber optic:
    • Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second
    • Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
    • Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”.
    • Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
    Maintenance: kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.
    Tipe-tipe kabel fiber optic:
    • Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
    • Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
    • Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah.
    Kontruksi kabel fiber optic
    • Core: bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima. Core berupa helai tunggal dari glass atau plastik yang kontinyu (dalam micron). Semakin beasr ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel fiber optic diukur mengacu pada diameter core-nya.
    • Cladding: merupakan lapisan tipis yang menyelimuti fiber core.
    • Coating: adalah lapisan plastik yang menyelimuti core dan cladding. Penyangga coating ini diukur dalam micron dan memilki range 250 sampai 900 micron.
    • Strengthening fibers: terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi
    • Cable jacket: merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.
    TABEL: Karakteristik titik-ke-titik media terpandu
    Rentang frekuensi
    Atenuasi khusus
    Delay khusus
    Jarak repeater
    Twisted pair (dengan loading) 0 – 3,5 kHz 0,2 dB/km @ 1kHz 50 µs/Km 2 km
    Twisted pair (kabel multipair) 0 – 1 MHz 3 dB/km @ 1kHz 5 µs/Km 2 km
    Coaxial 0 – 500 MHz 7 dB/km @ 10kHz 4 µs/Km 1 – 9 km
    Fiber Optic 180 – 370 THz 0,2 – 0,5 dB/km 5 µs/Km 40 km
    TABEL: Perbandingan jenis kabel
    Karakteristik
    Thinnet
    Thicknet
    Twisted Pair
    Fiber Optic
    Biaya/harga Lebih mahal dari twisted Lebih mahal dari thinnet Paling murah Paling mahal
    Jangkauan 185 meter 500 meter 100 meter 2000 meter
    Transmisi 10 Mbps 10 Mbps 1 Gbps > 1 Gbps
    Fleksibilitas Cukup fleksibel Kurang fleksibel Paling fleksibel Tidak fleksibel
    Kemudahan instalasi Mudah Mudah Sangat mudah Sulit
    Resistensi terhadap inferensi Baik Baik Rentan Tidak terpengaruh

    macam,macam kabel untuk jaringan 1


    « pada: Agustus 30, 2008, 05:07:54 »


    Sekedar penjelasan dengan yang namanya kabel UTP, yang banyak digunakan dalam jaringan komputer, siapa tahu saja teman-teman yang lain pada mau tahu yang namanya kable utp.

    UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair". Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair soalnya di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Sampai saat ini yang saya tahu dan sudah ada beredar dipasaran ada 7 kategori kabel UTP ini, yang kegunaannya anatar lain :(saya kutip dari wikipedia)

    cat 1:   sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.
    cat 2:   dipakai untuk token ring network dengan bw 4Mbps
    cat 3:   dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk
               pemakaian 10mbps
    cat 4:   Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.
    cat 5:   Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps
               tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.
    cat 5e: Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte
               ethernet network.
    cat 6:   Memiliki kecepatan up to 600-1000Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e
    cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps
    cat 7:   Di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz, Kecepatan transmisi data 
               maksimal 1000 Mbps.
    Kabel UTP kategori satu dan dua tidak digunakan dalam jaringan komputer
    karena kemampuan transfer datanya sangat rendah.Kabel kategori ini banyak
    digunakan untuk komunikasi telepon ,atau berfungsi sebagai kabel telepon.

    Sedangkan kalau berdasarkan jenisnya kabel UTP ada 2, yaitu :
    1. Unshielded Twisted Pair (UTP).
    2. Shielded Twisted Pair (STP).
    ad1. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang
           paling banyak digunakan dalam jaringan komputer saat ini.
           Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi
           elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat
           pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan.
           Sesuai namanya,kabel ini berisi empat pasang (pair ) kabel yang tiap pairnya
           dipilin (twisted).
           Berbeda dengan kabel STP (= kabel yang berisi dua pair kabel yang masingmasing
           pair dipilin) ,kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshielded).
           Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel
           tembaga tunggal yang berisolator.
    b.    Pada kabel STP, didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internal
           sehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi/gangguan.

    Ada dua Tipe pemasangan UTP yaitu : Tipe Cross dan Straight.
    dalam pemasangan UTP yang paling penting adalah kabel urutan 1,2,3,6, sedangkan 4,5,7,8 tidak untuk transfer data. Untuk standart urutan warnanya dapat kita lihat seperti gambar dibawah ini:
     

    EIA/TIA 568A
    WIRING STANDARD


    PIN    WIRE COLOUR

    1   White w/Green Stripe

    2   Green w/White Stripe

    3   White w/Orange Stripe

    4   Blue w/White Stripe

    5   White w/Blue Stripe

    6   Orange w/White Stripe

    7   White w/Brown Stripe

    8   Brown w/White Stripe

      
    EIA/TIA 568B
    WIRING STANDARD


    PIN    WIRE COLOUR

    1   White w/Orange Stripe

    2   Orange w/White Stripe

    3   White w/Green Stripe

    4   Blue w/White Stripe

    5   White w/Blue Stripe

    6   Green w/White Stripe

    7   White w/Brown Stripe

    8   Brown w/White Stripe

    Untuk kabel Straight susunan kabelnya standart seperti gambar dibawah ini:
    Kabel Straight ini paling mudah yang penting antara ujung yang satu dengan yang lain harus sama (sewarna).
    standarnya adalah berwarna :

       1. oranye muda
       2. oranye tua
       3. hijau muda
       4. biru muda
       5. biru tua
       6. hijau tua
       7. coklat muda
       8. coklat tua
    dan ujung yang lain juga mempunyai urutan yang sama.

    [/URL]

    Untuk kabel Cross susunan kabelnya standart seperti gambar dibawah ini:
    Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router, Pokoknya semua koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub tetapi dipasang secara langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi crossover.
    model ini hanya menyilangkan antara ujung yang satu dengan yang lain.
    1  ------> 3
    2  ------> 6
    3  ------> 1
    6  ------> 2
    sebagai berikut detailnya :
    ujung yang pertama

       1. oranye muda
       2. oranye tua
       3. hijau muda
       4. biru muda
       5. biru tua
       6. hijau tua
       7. coklat muda
       8. coklat tua

    Ujung yang satunya lagi :

       1. hijau muda
       2. hijau tua
       3. orange muda
       4. biru muda
       5. biru tua
       6. orange tua
       7. coklat muda
       8. coklat tua


    Thanks,

    Mozzpunkz

     

    Kategori 6 kabel

    Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas
    Kategori 6 kabel, biasanya disebut sebagai Cat 6, adalah standar kabel untuk Gigabit Ethernet dan jaringan lainnya lapisan fisik yang kompatibel dengan 5/5e Kategori dan Kategori 3 kabel standar. Dibandingkan dengan Cat 5 dan Cat 5e, Cat 6 fitur spesifikasi yang lebih ketat untuk crosstalk dan kebisingan sistem. Kabel menyediakan standar kinerja hingga 250 MHz dan cocok untuk 10Base-T , 100BASE-TX (Fast Ethernet), 1000BASE-T / 1000BASE-TX (Gigabit Ethernet) dan 10GBASE-T (10-Gigabit Ethernet).
    Sedangkan Kategori 6 kabel memiliki panjang maksimum berkurang bila digunakan untuk 10GBASE-T; Kategori 6a kabel, atau Augmented Kategori 6, ditandai untuk 500 MHz dan telah meningkatkan crosstalk asing karakteristik, memungkinkan 10GBASE-T untuk dijalankan untuk jarak yang sama seperti sebelumnya protokol.

    Isi

    [show]

    [ sunting ] Kategori 6

    Seperti kabel yang paling awal, Kategori 6 kabel berisi empat pasang kawat twisted . Meskipun kadang-kadang dibuat dengan 23 AWG kawat, peningkatan kinerja dengan Cat 6 sebagian besar berasal dari isolasi yang lebih baik; 22 sampai 24 AWG tembaga diperbolehkan jika ANSI/TIA-568-B.2-1 spesifikasi kinerja terpenuhi. Cat 6 kabel patch biasanya diakhiri 8P8C konektor modular. Atenuasi , dekat akhir crosstalk (NEXT), dan PSNEXT (daya jumlah NEXT) di Cat 6 kabel dan konektor semuanya secara signifikan lebih rendah dari Cat 5 atau Cat 5e, yang juga menggunakan 24 AWG kawat.
    Isolasi berat di beberapa kabel Cat 6 membuat mereka terlalu tebal untuk melampirkan 8P8C konektor tanpa sepotong modular khusus, sehingga secara teknis out-of-kepatuhan perakitan [. rujukan? ]
    Konektor menggunakan salah T568A atau T568B penugasan pin, pilihan adalah sewenang-wenang disediakan kedua ujung kabel sama.
    Jika Cat 6 kabel patch dinilai, jack, dan konektor tidak digunakan dengan Cat 6 kabel, kinerja secara keseluruhan rusak dengan yang kabel atau konektor. [ kutipan diperlukan ]
    Karena ukuran konduktor umumnya sama, Cat 6 jack juga dapat digunakan dengan kabel Cat 5e. [ kutipan diperlukan ]
    Pin pada konektor wajah 8P8C
    Pengkabelan 8P8C ( T568A terminasi)
    Pin Pasangan Kawat Warna
    1 3 1 Pasangan 3 Kawat 1 putih / hijau
    2 3 2 Pasangan 3 Kawat 2 hijau
    3 2 1 Pasangan 2 Kawat 1 putih / oranye
    4 1 2 1 Pasangan Kawat 2 biru
    5 1 1 1 Pasangan Kawat 1 putih / biru
    6 2 2 Pasangan 2 Kawat 2 jeruk
    7 4 1 Pasangan 4 Kawat 1 putih / coklat
    8 4 2 Pasangan 4 Kawat 2 coklat
    Pengkabelan 8P8C ( T568B terminasi)
    Pin Pasangan Kawat Warna
    1 2 1 Pasangan 2 Kawat 1 putih / oranye
    2 2 2 Pasangan 2 Kawat 2 jeruk
    3 3 1 Pasangan 3 Kawat 1 putih / hijau
    4 1 2 1 Pasangan Kawat 2 biru
    5 1 1 1 Pasangan Kawat 1 putih / biru
    6 3 2 Pasangan 3 Kawat 2 hijau
    7 4 1 Pasangan 4 Kawat 1 putih / coklat
    8 4 2 Pasangan 4 Kawat 2 coklat
    USOC / RJ61 Pengkabelan
    Pin Pasangan Kawat Warna
    1 4 1 Pasangan 4 Kawat 1 putih / coklat
    2 3 1 Pasangan 3 Kawat 1 putih / hijau
    3 2 1 Pasangan 2 Kawat 1 putih / oranye
    4 1 2 1 Pasangan Kawat 2 biru
    5 1 1 1 Pasangan Kawat 1 putih / biru
    6 2 2 Pasangan 2 Kawat 2 jeruk
    7 3 2 Pasangan 3 Kawat 2 hijau
    8 4 2 Pasangan 4 Kawat 2 coklat
    Kategori 6 kabel dapat diidentifikasi oleh pencetakan pada sisi selubung kabel. [1]

    [ sunting ] Kategori 6a

    Standar terbaru dari TIA untuk standar kinerja yang ditingkatkan untuk sistem kabel twisted pair didefinisikan pada Februari 2008 di ANSI/TIA/EIA-568-B.2-10. Kategori 6a (atau Augmented Kategori 6) didefinisikan pada frekuensi sampai dengan 500 MHz-dua kali lipat dari Cat. 6.
    Kategori 6a melakukan pada spesifikasi ditingkatkan, khususnya di bidang crosstalk asing dibandingkan dengan Cat 6 UTP yang dipamerkan kebisingan asing tinggi di frekuensi tinggi.
    Kabel standar global ISO / IEC 11801 telah diperpanjang dengan penambahan amandemen 2. Perubahan ini mendefinisikan spesifikasi baru untuk Cat. Komponen dan Kelas 6A EA link permanen. Cat global baru ini. 6A/Class EA spesifikasi memerlukan generasi baru menghubungkan perangkat keras menawarkan kinerja jauh lebih unggul dibandingkan dengan produk yang ada yang didasarkan pada Amerika TIA standar. [2]
    Hal yang paling penting adalah perbedaan kinerja antara ISO / IEC dan EIA / TIA spesifikasi komponen untuk parameter transmisi NEXT. Pada frekuensi 500 MHz, sebuah Cat ISO / IEC. 6A konektor melakukan 3 dB lebih baik daripada Cat. 6A konektor yang sesuai dengan spesifikasi EIA / TIA. 3 dB sama dengan peningkatan 100% dari dekat-end crosstalk noise reduction bila diukur dalam besaran absolut, lihat titik-3dB . [2]
    Kebingungan karena itu muncul karena konvensi penamaan yang berbeda dan tolok ukur kinerja yang ditetapkan oleh ISO Internasional / IEC dan TIA / EIA standar Amerika yang pada gilirannya berbeda dari standar Eropa daerah, EN 50173-1. Secara garis besar standar ISO untuk Cat6a adalah yang tertinggi, diikuti oleh standar Eropa dan kemudian Amerika. [3] [4]

    [ sunting ] Panjang maksimum

    Ketika digunakan untuk 10/100/1000 BASE-T, panjang maksimum yang diizinkan dari kabel 6 Cat 100 meter (330 kaki). Ini terdiri dari 90 meter (300 ft) dari padat kabel "horisontal" antara patch panel dan jack dinding, ditambah 10 meter (33 ft) dari kabel patch terdampar antara masing-masing jack dan perangkat terpasang. Sejak kabel terdampar memiliki redaman lebih tinggi daripada kabel yang solid, melebihi 10 meter dari kabel patch akan mengurangi panjang diperbolehkan kabel horisontal.
    Ketika digunakan untuk 10GBASE-T, Cat 6 panjang maksimal kabel adalah 55 meter (180 kaki) di lingkungan crosstalk menguntungkan asing, tetapi hanya 37 meter (121 ft) dalam lingkungan yang bermusuhan crosstalk asing seperti ketika kabel banyak dibundel bersama. 10GBASE-T berjalan hingga 100 meter (330 kaki) diperbolehkan menggunakan Cat 6a.

    [ sunting ] Instalasi peringatan

    Kategori 6 dan 6a kabel harus dipasang dengan benar dan diakhiri untuk memenuhi spesifikasi. Praktek salah instalasi meliputi uji puntir atau tekukan kabel terlalu erat. Radius tikungan kabel harus tidak kurang dari 4 kali diameter luar kabel. [ rujukan? ] praktek pemutusan Salah termasuk untwisting pasangan kawat atau melucuti jaket luar kembali lebih dari 1 / 2 inci.
    Semua kabel terlindung harus didasarkan untuk keamanan dan efektifitas. Sebuah koneksi terus menerus dipelihara perisai dari ujung ke ujung. [5] loop Kantor berkembang ketika ada lebih dari satu tanah koneksi dan perbedaan potensial tegangan mode umum pada koneksi ini memperkenalkan kebisingan tanah ke kabel tersebut. [6]
    Kategori 5 kabel (Cat 5) adalah twisted pair kabel untuk membawa sinyal . Jenis kabel ini digunakan dalam kabel terstruktur untuk jaringan komputer seperti Ethernet . Hal ini juga digunakan untuk membawa sinyal lain seperti telepon dan video yang . Kabel ini biasanya terhubung menggunakan punch bawah blok dan konektor modular . Kebanyakan Kategori 5 kabel unshielded , mengandalkan pada desain twisted pair dan sinyal diferensial untuk penolakan kebisingan. Kategori 5 telah digantikan oleh spesifikasi Kategori 5e.
    TIA/EIA-568-A.1-2001 T568A Pengkabelan
    Pin Pasangan Kawat Warna
    1 3 1 Pasangan 3 Kawat 1 putih / hijau
    2 3 2 Pasangan 3 Kawat 2 hijau
    3 2 1 Pasangan 2 Kawat 1 putih / oranye
    4 1 2 1 Pasangan Kawat 2 biru
    5 1 1 1 Pasangan Kawat 1 putih / biru
    6 2 2 Pasangan 2 Kawat 2 jeruk
    7 4 1 Pasangan 4 Kawat 1 putih / coklat
    8 4 2 Pasangan 4 Kawat 2 coklat
    TIA/EIA-568-B.1-2001 T568B Pengkabelan [1]
    Pin Pasangan Kawat Warna
    1 2 1 Pasangan 2 Kawat 1 putih / oranye
    2 2 2 Pasangan 2 Kawat 2 jeruk
    3 3 1 Pasangan 3 Kawat 1 putih / hijau
    4 1 2 1 Pasangan Kawat 2 biru
    5 1 1 1 Pasangan Kawat 1 putih / biru
    6 3 2 Pasangan 3 Kawat 2 hijau
    7 4 1 Pasangan 4 Kawat 1 putih / coklat
    8 4 2 Pasangan 4 Kawat 2 coklat
    USOC / RJ61 Pengkabelan
    Pin Pasangan Kawat Warna
    1 4 ujung Pasangan 4 Kawat 1 putih / coklat
    2 3 ujung Pasangan 3 Kawat 1 putih / hijau
    3 2 ujung Pasangan 2 Kawat 1 putih / oranye
    4 1 cincin 1 Pasangan Kawat 2 biru
    5 1 ujung 1 Pasangan Kawat 1 putih / biru
    6 2 cincin Pasangan 2 Kawat 2 jeruk
    7 3 cincin Pasangan 3 Kawat 2 hijau
    8 4 cincin Pasangan 4 Kawat 2 coklat
    Sebagian dilucuti kabel twisted pair menunjukkan.
    Sebuah Cat 5e Tembok stopkontak menampilkan dua skema kabel: A untuk T568A , B untuk T568B .

    Isi

    [show]

    [ sunting ] Kabel standar

    Spesifikasi untuk kabel Kategori 5 adalah didefinisikan dalam ANSI / TIA/EIA-568-A , dengan klarifikasi di TSB-95 [. rujukan? ] Dokumen-dokumen karakteristik kinerja yang ditentukan dan persyaratan tes untuk frekuensi hingga 100 MHz. Kabel jenis, jenis konektor dan kabel topologi didefinisikan oleh TIA/EIA-568-B . Kabel diakhiri baik dalam T568A skema atau T568B skema. Kanada dan Australia menggunakan standar T568A, dan Amerika Serikat sering menggunakan skema T568B [. rujukan? ] Kedua skema bekerja sama dengan baik dan dapat dicampur dalam instalasi selama skema yang sama digunakan pada kedua ujung kabel masing-masing. Hampir selalu, 8P8C konektor modular , sering salah disebut sebagai " RJ-45 ", digunakan untuk menghubungkan kabel kategori 5. Para USOC/RJ-61 standar digunakan dalam multi-line sambungan telepon.
    Masing-masing dari empat pasang di kabel 5 Cat memiliki jumlah yang tepat berbeda twists per meter berdasarkan nomor perdana untuk meminimalkan crosstalk antara pasangan. Pada rata-rata ada 6 tikungan per 5 cm. Pasangan terbuat dari 24 alat ukur (AWG) kabel tembaga dalam kabel. [2] [ tidak dalam kutipan yang diberikan ] Meskipun kabel rakitan berisi 4 pasang yang umum, Kategori 5 adalah tidak terbatas pada 4 pasang. Aplikasi backbone melibatkan menggunakan hingga 100 pasang. [3] Penggunaan garis seimbang membantu menjaga rasio signal-to-noise tinggi meskipun gangguan baik dari sumber eksternal dan crosstalk dari pasangan lainnya. Kategori 5 kabel yang paling umum digunakan untuk jaringan Ethernet lebih cepat, seperti 100BASE-TX dan 1000BASE-T .
    Kabel tersedia dalam bentuk konduktor baik terdampar dan padat. Bentuk terdampar lebih fleksibel dan tahan lebih lentur tanpa melanggar dan cocok untuk koneksi yang dapat diandalkan dengan konektor menembus isolasi , tetapi membuat koneksi tidak dapat diandalkan dalam isolasi-perpindahan konektor (IDCs) [. klarifikasi diperlukan ] Bentuk padat lebih murah [ rujukan? ] dan membuat koneksi yang dapat diandalkan ke konektor perpindahan isolasi, tetapi membuat koneksi tidak dapat diandalkan dalam konektor menusuk isolasi. [ klarifikasi diperlukan ] Mengambil hal-hal ini ke account, bangunan kabel (misalnya, kabel di dalam dinding yang menghubungkan soket dinding untuk patch panel pusat) adalah inti padat, sedangkan Patch kabel (misalnya, kabel bergerak yang dihubungkan ke stopkontak di satu ujung dan sebuah komputer di sisi lain) yang terdampar. Luar biasanya isolasi PVC atau LSOH . Kategori spesifik kabel yang digunakan dapat diidentifikasi dengan mencetak di sisi kabel. [4]

    [ sunting ] Konduktor diperlukan

    10BASE-T dan 100BASE-TX koneksi Ethernet membutuhkan dua pasang kabel. 1000BASE-T Ethernet koneksi memerlukan empat pasang kabel.

    [ sunting ] radius bending

    Kebanyakan Cat 5 kabel dapat membungkuk pada radius sekitar 4 kali diameter kabel. [5]

    [ sunting ] Panjang kabel maksimum segmen

    Menurut ANSI / TIA / EIA standar untuk kabel kategori 5e, (TIA / EIA 568-5-A [6] ) panjang maksimum untuk segmen kabel adalah 100 meter (328 kaki). Jika berjalan lagi diperlukan, penggunaan hardware aktif seperti repeater, atau switch, diperlukan. [7] [8] Spesifikasi 10BASE-T jaringan menentukan panjang 100 meter antara perangkat aktif. [9] Hal ini memungkinkan untuk 90 meter dari kabel tetap, dua konektor dan dua patch yang mengarah dari 5 meter, satu pada setiap ujung.

    [ sunting ] Karakteristik

    Listrik karakteristik untuk Cat 5e UTP
    Properti Nilai Nominal Toleransi Satuan ref
    Karakteristik impedansi @ 100 MHz 100 ± 15 Ω [10]
    Nominal karakteristik impedansi @ 100 MHz 100 ± 5 Ω [10]
    DC-Loop resistensi ≤ 0,188
    Ω / m [10]
    Propagasi kecepatan 0.64
    c [10]
    Propagasi keterlambatan 4.80-5.30
    ns / m [10]
    Keterlambatan miring <100 MHz <0,20
    ns / m [10]
    Kapasitansi pada 800 Hz 52
    pF / m [10]
    Induktansi 525
    nH / m [11]
    Frekuensi cutoff 50323
    Hz [11]
    Max tarik beban, selama instalasi 100
    N [10]
    Ukuran kawat AWG -24 (0,205 mm ²)

    [10] [12]
    Tebal insulasi 0.245
    mm [10]
    Maksimum konduktor per saat 0.577
    Sebuah [12]
    Suhu operasi -55 Sampai +60
    ° C [10]

    [ sunting ] Dielektrik

    Contoh bahan yang digunakan sebagai dielektrik dalam kabel [13]
    Akronim Materi
    PVC Polivinil Klorida
    PE Polyethylene
    FP Berbusa polietilen
    FEP Teflon / propilena etilena fluorinated
    FFEP Berbusa Teflon / propilena etilena fluorinated
    AD / PE Udara dielektrik / polietilen

    [ sunting ] panjang memutar individu

    Dengan mengubah panjang memutar masing-masing, crosstalk berkurang, tanpa mempengaruhi impedansi karakteristik . [11] [ meragukan ]

    Pasangan warna [ cm ] per giliran Ternyata per [ m ]

    Hijau 1.53 65.2

    Biru 1.54 64.8

    Jeruk 1.78 56.2

    Coklat 1.94 51.7

    [ sunting ] Lingkungan penilaian

    AS & Kanada sertifikasi api [14] [15]
    Kelas Ungkapan Standar
    CMP Komunikasi Pleno CSA FT7 [16] atau NFPA 262 [16] ( UL 910)
    CMR Komunikasi Riser UL 1666
    CMG Komunikasi Tujuan Umum CSA FT4
    CM Komunikasi UL 1685 (UL 1581, Sec. 1160) Vertikal-Baki
    CMX Komunikasi Residential UL 1581, Sec. 1080 (VW-1)
    CMH
    CSA FT1
    CMR (C o m munications R iser), terisolasi dengan kepadatan tinggi dan berjaket poliolefin dengan rendah-asap polyvinyl chloride (PVC) dapat diganti dengan CMP (C o m P lenum munications), terisolasi dengan etilena propilena terfluorinasi (FEP) dan polyethylene (PE) dan berjaket dengan rendah-asap polyvinyl chloride (PVC), karena peringkat yang lebih baik api tes. CM (C o m umum) yang terisolasi dengan kepadatan tinggi poliolefin, tapi tidak berjaket dengan PVC dan karena itu adalah yang terendah dari tiga di tahan api. [14]
    Beberapa kabel "UV dinilai" atau "UV stabil" berarti mereka bisa terkena di luar ruangan UV radiasi tanpa kerusakan signifikan. Bahan yang digunakan untuk mantel biasanya PVC . [17]
    Setiap kabel yang mengandung ruang udara bisa bernapas dalam air, terutama jika kabel berjalan antara ruang indoor dan outdoor. Udara lembab hangat dapat menyebabkan kondensasi di dalam bagian dingin dari luar kabel. Mungkin perlu untuk mengambil tindakan pencegahan seperti penyegelan ujung kabel. Beberapa kabel yang cocok untuk penguburan "langsung", tapi ini biasanya mensyaratkan bahwa kabel harus diisi gel untuk menghambat migrasi air ke kabel.
    Bila menggunakan kabel untuk menara , perhatian harus diberikan untuk berjalan kabel vertikal yang dapat menyalurkan air ke dalam peralatan ruangan yang sensitif. [18] Hal ini sering dapat diatasi dengan menambahkan tetes loop di bagian bawah jangka kabel.
    Nilai kabel plenum lebih lambat untuk membakar dan menghasilkan asap kurang dari kabel menggunakan mantel dari bahan seperti PVC. Hal ini juga mempengaruhi persyaratan hukum untuk sistem sprinkler kebakaran . Itu kalau kabel dinilai pleno digunakan, persyaratan springkler dapat dieliminasi. [19]
    Kabel terlindung ( FTP / STP ) berguna untuk lingkungan di mana kedekatan dengan kabel listrik, peralatan RF , atau peralatan listrik yang tinggi dapat memperkenalkan crosstalk , dan juga dapat digunakan di mana gangguan penerima radio atau di mana menguping kemungkinan harus diminimalkan.